Ahad Semangad
Berpetualang!
Kakak suka sekali kata itu. Kami hari ini berpetualang di Ramedia, toko buku terlengkap se-Palu. Kami mencari buku bacaan. Lebih tepatnya 'aku'. Aku butuh sekali buku bacaan. Semenjak hijrah ke Palu, aku tak ada buku bacaan. Semua buku yang rak-nya hampir menutupi dinding kamar, kami tinggal di rumah kami di Tangerang. Hanya beberapa saja yang kami bawa, itu pula kebanyakan bacaan suamiku. Punyaku, tak sempat aku pack. Sekarang aku sedang rindu membaca. Aku pikir karena aku harus menulis, maka aku harus membaca.
Jika mau menulis, membaca adalah umpannya. Dengan membaca akan memperkaya sudut pandang, wawasan, kosakata serta inspirasiku.
Tak seperti hari sebelumnya. Hari ini matahari bersinar cerah secerah ahad-ku yang penuh semangat.
Ya. Semangat memperkaya literasi.
Petualangan kami di toko buku ini diwarnai oleh drama kakak yang lari-larian di lorong toko, main petak umpet dan ci-luk-ba di sela-sela rak buku, teriak-teriak, sempat memanjat rak buku juga (untung gak ambruk), dan terakhir membuang beberapa buku. Duhduhduh... Nak...
Untungnya aku dan suamiku sudah menggenggam buku pilihan masing-masing. Kami memutuskan segera menuju kasir dan pulang.
Sepanjang perjalanan pulang aku berpikir, apa yang terjadi pada kakak, anak tiga tahunan yang sudah memiliki adek usia satu tahun, ini. Kemungkinan besar pertama kakak bosan dan kemungkinan besar kedua ia mengantuk. Ya... ya... perilaku kakak adalah tantangan tersendiri bagi kami sebagai orang tua. Pelan-pelan diluruskan. Doa kami senantiasa mengalir untukmu Kakak...
Birobuli Utara, 17 Maret 2019.
No comments:
Post a Comment