Apa kabar hidup kita?
Akan kita jawab apa pertanyaan
dia atas? Mungkin sebagian akan menjawabnya dengan ucapan penuh syukur.
Sebagian yang lain akan mengisi deretan jawabannya dengan keluhan. Kalimat ‘hidupku
ya gini deh’ mungkin akan menjadi jawaban pamungkas bagi kelompok ini. Dan, sebagian lagi akan menjawab dengan penuh
yakin dan percaya diri bahwa hidup mereka sangat luar biasa. Tahukah kita bahwa
pada dasarnya ketiga jawaban tersebut menyimpan berbagai kemungkinan yang
sebenarnya terjadi pada hidup si empunya.
Bagi yang menjawab dengan ucapan
penuh syukur, belum tentu hidup yang dijalani penuh dengan limpahan nikmat.
Bisa jadi sebagian hidupnya juga dipenuhi dengan berbagai kekhawatiran,
ketidakpuasan, keinginan dan harapan yang belum terpenuhi, mungkin juga ada
kecewa dan sedih di sana. Meski sempat terlintas mempertanyakan
kekurangan-kekuranan hidupnya, tapi mereka memilih untuk memulakannya dengan
ucapan syukur karena mereka pikir nikmat yang mereka terima lebih banyak dari
yang mereka kira. Mereka berdamai dengan hidupnya dengan cara bersyukur,
berterima kasih kepada Tuhan atas nikmat yang tak pernah absen menyapanya
setiap waktu. Mereka memilih bersandar pada pemilik kekuatan luar biasa dan
berharap pertolonganNya mewarnai setiap langkah usahanya.
Bagi mereka yang menjawab dengan
penuh keluhan juga belum tentu hidup yang mereka jalani penuh dengan hal yang
tidak menyenangkan. Bisa jadi nikmat yang mereka terima lebih banyak
dibandingkan dengan perihal yang mereka keluhkan. Namun mereka tidak menyadari
hal itu karena dengan mengeluh otomatis akan memperkeruh suasana hati yang akan
menambah berat beban hidup. Dengan mengeluh yang akan dituai hanyalah peluh
hingga membuat hidup semakin rapuh.
Lalu bagaimana dengan mereka yang
menjawab dengan penuh yakin dan percaya diri bahwa hidup mereka luar biasa?
Bisa jadi hidup mereka memang luar biasa, dipenuhi nikmat kebahagiaan dan kepuasan.
Kemudian timbul pertanyaan selanjutnya tentang hidup yang luar biasa itu seperti
apa? Dan sungguh, jawabannya adalah tergantung pelakunya. Bisa jadi apa yang
mereka anggap luar biasa adalah hal yang biasa bagi kita. Apa yang biasa
menurut kita justru sangat membuat hidup mereka bahagia dan luar biasa.
Di sisi lain, penggambaran tentang
hidup luar biasa itu bisa dikaitkan dengan semangat dan antusias dalam
menjalani hidup serta menaklukkan setiap tantangannya. Justru kalimat ‘hidup
saya luar biasa’ di sini merupakan sebuah energi yang akan menghadirkan energi
luar biasa berikutnya. ‘Hidup saya luar biasa’ merupakan kalimat afirmasi, kalimat
penguat dan penyemangat yang akan mendorong diri melakukan aktivitas demi aktivitas
yang juga luar biasa yang kemudian akan menghadirkan hidup yang luar biasa pula.
Maka pertanyaan ‘Apa kabar hidup
kita hari ini?’ pantas untuk kita lontarkan pada diri kita setiap hari sebagai
pertanyaan evaluasi sebelum kita menutup hari. Lalu tuliskanlah jawabannya pada
media apapun yang bisa kita baca kembali esok hari. Dan, lihatlah apa yang bisa
kita dapatkan dari narasi jawaban kita. Kita bisa melihat cara pandang kita terhadap
hidup yang sudah kita jalani. Jika menginginkan hidup kita berubah, maka
ubahlah terlebih dahulu cara kita memandang hidup.
Berkaca dari beberapa kemungkinan jawaban yang
terurai, kemungkinan jawaban mana yang akan kita pilih?
Tunggulwulung, 18 Februari 2020
